Sumsel Bukan Daerah Lumbung TKI

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian (Fosarkim) Kantor Imigrasi Kelas I Palembang Toto Suryanto, Selasa (7/5/2013).
Menurutnya, setiap bulan jumlah paspor
yang diterbitkan mencapai angka 3.000 lebih, sedangkan persentase warga yang
membuat paspor dengan tujuan bekerja ke luar negeri sangat kecil. Misalnya, di
Januari terdapat 47 pemohon, Februari (43 pemohon), Maret (27 pemohon) dan April
(29 pemohon).
"Jumlah pemohon terbesar kebanyakan untuk ibadah umrah dan perjalanan ke luar negeri dalam rangka wisata," katanya.
Rendahnya jumlah warga Sumsel bekerja
sebagai TKI, ungkap Toto, boleh jadi tingkat kesejahteraan masyarakat jauh
lebih baik, dan indikasi kedua boleh jadi juga lapangan kerja di Sumsel
tersedia sehingga banyak menyerap tenaga kerja.
"Untuk apa mencari pekerjaan di luar negeri yang belum pasti, kalau di daerah sendiri ada lowongan pekerjaan. Itu asumsi masyarakat saat ini," katanya.
Tidak ada komentar
Posting Komentar