Slider

INFO KITO
INFO WARA WIRI RTMC POLDA SUMSEL :: Jam 08.00 Pagi, Jam 12.00 Siang, Jam 16.00 Sore INFO SEMBAKO :: Beras Lokal 1 kg Rp 7.500 | Beras Pandan Wangi 20 kg Rp 210.000 | Beras Selancar AAA 20 kg Rp 210.000 |Beras Topi Koki 20 kg Rp 168.000 |Beras Selancar Biasa 20 kg Rp 168.000 |Beras Ikan Sepat 20 kg Rp 168.000 |Beras Ikan Tuna 20 kg Rp 168.000 | Jagung Pipilan Rp 5.500/Kg | Kacang Kedelai Rp 8.000/Kg | Kacang Tanah Rp 20.000/Kg | Kacang Hijau Rp 13.000/Kg | Minyak Goreng Sania Rp 12.800/Kg | Minyak Goreng Curah Rp 9.500/Kg | Gula Pasir Gulaku Rp 13.500/Kg | Mentega Blue Band 200gr Rp 5.500 |Metega simas 200gr Rp 5.500 | Daging Sapi Rp 95.000/Kg | Daging Ayam Broiler Rp 23.000/Kg | Telur Ayam Ras Rp 16.000/Kg | Telur Ayam Kampung Rp 2.000/Butir | Garam Beryodium Halus Rp 1.000/Bks | Garam Beryodium Kasar Rp 1.500/Bks | Susu Kental Manis Bendera 397g Rp 9.500 | Susu Indomilk 397g Rp 7.500 | Susu Bubuk Bendera 400g Rp 26.500/Kg | Susu Bubuk Indomilk 400g Rp 24.500/Kg | Gas LPG 3 kg HET Rp 13.800/Tbg | Tepung Terigu Segi Tiga Biru Rp 7.500/Kg | Cabe Merah Besar Kriting Rp 30.000/Kg | Cabe Merah Besar Biasa Rp 28.000/Kg | Bawang Merah Rp 25.000 | Bawang Putih Rp 30.000 | Ikan Asin Bulu Ayam Rp 25.000/Kg | Ikan Asin Teri Kw II Rp 55.000/Kg |

Crew

News

Musik Selebritis

Kuliner

Tips

Wisata Budaya

Gallery

TIAP BULAN 7500 PESERTA BPJS BEROBAT DI RSMH

      Sejak digencarkannya Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasioanl oleh BPJS Kesehatan, hampir bisa di pastikan seluruh rumah sakit milik pemerintah selalu di penuhi oleh masyarakat pemegang kartu BPJS untuk berobat.  Menurut dr. Adiwan Qodar,Koordinator BPJS Center RSMH (10/9/2014 ), hampir setiap bulan RSMH melayani 1600 pasien rawat inap, dan 6800-7500 pasien rawat jalan.  Pasien tersebut datang dari berbagai daerah di Sumsel.  Ia pun menjelaskan setiap bulan BPJS Kesehatan Cabang Utama Palembang, mengeluarkan uang sekitar Rp.24 milyar untuk pembayaran  biaya pengobatan.
Sementara sejak program ini di gencarkan, BPJS Kesehatan Cabang Utama Palembang, juga banyak menerima laporan  dari pemegang kartu BPJS, yang mendapatkan pelayanan kurang maksimal dari pihak rumah sakit, terutama rumah sakit milik pemerintah.  Menurutnya pengaduan banyak berupa laporan sulitnya mendapatkan kamar rawat inap, sampai masalah penagihan.  “ kalau ada permasalahan soal sulitnya mendapatkan kamar saat rawat inap, atau dimintai uang oleh pihak rumah sakit, kami minta untuk  dilaporkan, jelaskan ke kami rumah sakit mana, kapan dan apa penyebabnya, itu akan segera di tindak lanjuti” Ujarnya.  Ia juga meminta masyarakat pemegang kartu BPJS Kesehatan tidak melulu ingin mendapatkan pelayanan kesehatan ke RSMH, karena rumah sakit swasta seperti RS Pusri, RS Pertamina, RS Mirya dan klinik banyak yang sudah bekerja sama dan bisa dimanfaatkan pelayanannya. “ pemegang kartu BPJS kesehatan itu bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan lain , tidak mesti harus ke RSMH, karena faskes yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan itu, bisa juga dimanfaatkan dan pelayanan yang didapatkan juga sama” Imbuhnya.

Reporter  : C'Mar
Editor      : C'Mar

KABUT ASAP DI PALEMBANG BELUM MENGKHAWATIRKAN

Lama tidak turun hujan dan akibat dari pembakaran hutan juga sampah, kabut asap mulai menyelimuti kota Palembang, meski demikian ternyata belum masuk kategori mengkhawatirkan.  Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Anton Swindro mengatakan, kabut asap masih bersifat fluktuatif.  Tetapi meski belum masuk kategori mengkhawatirkan, dirinya tetap menghimbau masyarakat kota Palembang untuk menggunakan masker saat keluar rumah, " diusahakan wajib menggunakan masker bila keluar rumah, karena kabut asap bisa memicu terjadinya ISPA," jelasnya. Ia juga menghimbau bukan hanya saat kabut asap saja masyarakat kota Palembang menggunakan masker, menurutnya saat ini debu dan volume asap kendaraan juga sangat berbahaya, terutama dikawasan yang sedang melakukan proses pembangunan, seperti di simpang golf.


Reporter   : Satar
Editor       : C'Mar

PEMKOT TERIMA CSR DARI BANK DANAMON




     Pemerintah Kota Palembang, pagi tadi (9/9/2014) menerima CSR dari Bank Danamon, bantuan ini berupa perbaikan taman dan drainase pasar Lemabang.  Wakil Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan CSR yang diberikan Bank Danamon, merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Pemkot Palembang, yang saat ini sedang fokus dibidang kebersihan kota." kalau pasar bersih dan nyaman, tentunya akan semakin banyak warga yang berbelanja, dan ini berdampak baik  bagi para pedagang untuk meningkatkan penghasilannya" jelasnya.  Usai menerima bantuan, Wakil Walikota Palembang Harnojoyo langsung meninjau pasar Lemabang, didampingi Dirut PD Pasar Palembang Djaya.






Reporter  : Satar
Editor      : C'Mar

SBSI MINTA PEKERJA SECURITY DIANGKAT MENJADI KARYAWAN TETAP

Puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia atau S_B_S_I pagi tadi (8/9/2014) mendatangi kantor  PT PLN Wilayah KIT Pembangkit Sumbagsel, Jalan Demang Lebar Daun.  Mereka melakukan unjuk rasa terkait masalah perlindungan buruh outsourcing di PT.PLN (Persero) Sektor Pembangkit Keramasan.

Dalam Aksi tersebut mereka menuntut PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Keramasan mengangkat Pekerja Security menjadi karyawan tetap, mereka juga meminta hak-hak buruh dibayar sesuai dengan ketentuan undang-undang, juga menindak oknum pegawai yang nakal.

Koordinator Lapangan Afri dalam orasinya mengatakan, banyak buruh yang masih takut mengungkapkan permasalahan mereka, karena merasa terancam akan kehilangan pekerjaan.  Ia juga menegaskan di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Keramasan, masih banyak pegawai outsourcing yang tidak sesuai menerima upah. "masih banyak para pekerja buruh disini yang tidak mendapatkan upah sesuai dengan pekerjaannya, dan disini kita menuntut kejelasan, kalau masih belum menemui titik terang, kami akan melanjutkan aksi minggu depan" Jelasnya.

Sementara itu Manager S_D_M PT.PLN (Persero) Kit Sumsel Suparyanto mengatakan, pihaknya menerima aksi yang dilakukan S_B_S_I, dan segera akan menindaklanjuti.






Reporter       : Satar
Editor           : C'Mar

OKU, JUMLAH PELANGGARAN LALIN TERBESAR DI SUMSEL

Jumlah pelanggaran lalulintas di sumatera selatan tahun 2014 ternyata meningkat cukup tinggi bila dibandingkan dari tahun sebelumnya, bahkan dari data  Kasubdit Bin Gakkum Dit Lantas Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi Elirman.S,  Kabupaten OKU menempati posisi teratas untuk jumlah pelanggaran, yaitu  1414 pelanggaran, jumlah ini menurutnya mengalami peningkatan yang cukup  banyak bila di badingkan dengan tahun 2013 yang hanya 118 pelanggaran. Sementara posisi ke dua, di tempati oleh Kota Palembang yaitu sebanyak 977 pelanggaran.

AKBP Elirman S juga menjelaskan, remaja usia 16-21 tahun, salah satu penyumbang pelanggaran lalulintas di Sumsel.  Ia juga menghimbau para orang tua memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka, akan bahaya berkendaraan sembarangan, karena selain merugikan diri sendiri juga bisa merugikan orang lain.

Reporter          : C’Mar

Editor              : C’Mar

19 TAHUN BANG BEN

     Muke Gile, Kingkong Lu Lawan, celetukan lucu ini sangat populer dan mengingatkan kita kepada sang legenda, seniman hebat milik Indonesia Benyamin Sueb.  Kecintaannya yang besar kepada kebudayaan Betawi membuat Benyamin Sueb yang lahir di Kemayoran, jakarta 5 Maret 1939,menjadi figur yang melegenda dan di cintai oleh masyarakat Betawi.

Banyak sekali karya Si “Babe” sapaan akrab di sinetron Si Doel Anak Sekolahan, yang terus di kenang, mulai dari lagu, film hingga hal-hal lainnya, wajar saja bila hari ini (5/9/2014) di 19 tahun kepergiannya Benyamian Sueb masih terus dikenang.  Benyamin Sueb meninggal tanggal 5 September 1995 di usia ke 56 tahun, semasa hidupnya ia sudah menghasilkan sedikitnya 75 album musik, 53 judul film dan 2 piala citra.

Sejak kecil ternyata bakat akan menjadi seniman besar sudah terlihat, karena kelompok musik kaleng rombeng yang dibentuk Benyamin saat berusia 6 tahun menjadi cikal bakal kiprah Benyamin di dunia seni. Dari tujuh saudara kandungnya, Rohani (kakak pertama), Moh Noer (kedua), Otto Suprapto (ketiga), Siti Rohaya (keempat), Moenadji (kelima), Ruslan (keenam), dan Saidi (ketujuh), tercatat hanya Benyamin yang memiliki nama besar sebagai seniman Betawi.

 Gaya Benyamin Sueb sampai saat ini masih sering di contoh oleh seniman muda, mulai dari gaya bicara, celetukan, busana hingga jogetnya. Hal itu memang wajar, karena apa yang ditampilkan Benyamin Sueb  layak untuk di tiru.
Kekaguman akan sosok Benyamin Sueb bukan hanya bagi masyarakat betawi saja, Cek Eka komedian asal kota Palembang ini juga sangat kagum dengan Bang Ben, bahkan film Bang Ben yang ia tonton melalui Video tetangga masih ia kenal. " Benyamin S adalah sosok penghibur yang sangat luar biasa dan multi talenta, gaya nya natural, dan tidak perlu jungkir balik untuk membuat orang tertawa, sosoknya sangat menginspirasi kami, meskipun beda budaya"  jelasnya.
Hal itu juga di ungkapka oleh Cek Daus Nang Cik Boy, menurutnya terkadang ia juga masih sering menonton film Benyamin S sampai saat ini, ingin melihat gayanya saat menghibur, "kadang saya menonton film-film lama Bang Ben, jujur sedikit banyak saya juga kadang mengambill celetukannya yang memang masih pas untuk dipakai saat ini" ungkapnya.
19 Tahun Benyamin Sueb menghadap sang Pencipta, tetapi karyanya tetap di kenang, dari generasi ke generasi.

TALK SHOW SRIWIJAYA “TINGKATKAN DISIPLIN BERLALULINTAS"

 Jumat 5 September 2014 Kompol Subandrio, Kasi Prasja Dit Lantas Polda Sumsel dan Kompol R Ali Jaya Kasi Dikmas Dit Lantas Polda Sumsel, hadir di acara Talk Show Sriwijaya, membahas seputar tema “Peran Masyarakat dalam Meningkatkan Disiplin Lalulintas” .  Talk Show di Babak Pindang Patin, bersama Mang Mahjub banyak mendapat respons dari masyarakat.  Program Talk Show di Sriwijaya Radio bersama aparat Kepolisian ini hadir setiap hari jumat pukul 10:00.  Tema yang dibahas juga beraneka ragam.  Makanya kalau ingin tau obrolan seru kami tetep di Sikok-Sikoknyo Radio Plembang.