Slider

INFO WARA WIRI RTMC POLDA SUMSEL :: Jam 08.00 Pagi, Jam 12.00 Siang, Jam 16.00 Sore ETNIKOM UNTUK INDONESIA...SETIAP SENIN - JUMAT PUKUL 10.00 - 12.00 WIB DI JARINGAN MEDIA ETNIK INDONESIA ::

Video

News

Musik Selebritis

Kuliner

Tips

Wisata Budaya

Gallery

HOTEL BERBENTUK KAPAL SEGERA DIBANGUN DI PINGGIRAN SUNGAI MUSI

Sriwijaya Radio, Palembang - Rencana pembangunan hotel di kawasan tepian Sungai Musi rupanya tak hanya isapan jempol. Investor dari Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) sudah memaparkan desain awal pembangunan hotel berbintang lima di kawasan Seberang Ulu (SU) Palembang. Hotel ini akan dibangun di lahan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang seluas sekitar 6 ribu meter persegi.

Konsep hotel ini nantinya ditawarkan dengan dua opsi, yang salah satunya sudah ditaksir oleh pihak Pemkot Palembang. Akan dibangun dengan kisaran 20 lantai, hotel ini nantinya akan dibuat dengan konsep berbentuk kapal dan juga terlihat berundak seperti terasering.

"Rencananya akan dibangun 20 lantai dengan jumlah kamar sekitar 300-350 unit. Nantinya kita membutuhkan lahan seluas 16.974 meter persegi, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari Pemkot Palembang untuk urusan lahan," ungkap Presiden Komisaris ITDC Sapta Nirwanda usai paparan di depan Plt Walikota Palembang H Harnojoyo dan jajarannya di ruang rapat I Kantor Setda Palembang, Kamis (21/5).

Konsep kapal untuk desain hotel ini dibuat untuk menguatkan citra Palembang sebagai kota dengan wisata bahari. Pembangunan hotel berbintang lima di tepi sungai pun diklaim sebagai yang pertama kalinya dilakukan di Indonesia.

Tak hanya dapat melihat pemandangan Sungai Musi dan keelokan jembatan Ampera dari kamar, tamu pun dapat menikmati santapan spesial di top floor hotel yang nantinya akan dibuat restoran berputar. "Dari bagian paling atas hotel, jika tamu akan menyantap makannya dapat menikmatinya di restoran yang akan dibuat berputar. Ini jelas bukan hal mudah dan akan sangat menarik," tuturnya.

Usai paparan ini, akan ditindaklanjuti dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara ITDC dan Pemkot Palembang yang rencananya akan dilakukan 8 Juni mendatang.

"Nanti secara teknisnya, termasuk lahan dan lainnya akan kita bahas lagi. Yang jelas, sangat banyak yang tertarik untuk pembangunan di tepian Sungai Musi ini. Untuk hotel ini kisaran anggaran yang akan digelontorkan sekitar Rp 200 Miliar," terangnya.

Rencana pembangunan ini jelas mendapatkan respon sangat positif dari pihak Pemkot Palembang. Plt Walikota Palembang H Harnojoyo mengungkapkan sangat antusias menyambut keinginan kuat pihak ITDC untuk membangun hotel ini. Satu dari dua desain yang ditawarkan pun dikatakannya sudah menarik hatinya dan jajarannya, sehingga dirasa tak sulit untuk merealisasikan pembangunan hotel ini ke depan.

"Pemkot Palembang jelas mendukung penuh, untuk urusan lahan pun akan kita siapkan sebanyak yang dibutuhkan. Berbagai inovasi dan desain yang diajukan, asalkan tak menganggu kondisi asli Palembang, akan kita terima, apalagi memunculkan kekhasan kota ini, seperti konsep hotel yang berbentuk kapal," katanya.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

BUJANG GADIS PALEMBANG 2015 SIAP BERSAING DI SEMIFINAL

Sriwijaya Radio, Palembang - Plt Walikota Palembang H. Harnojoyo memberikan arahan motivasi kepada semifinalis Bujang Gadis Palembang. Dalam arahannya, Harnojoyo berpesan kepada para semifinalis Bujang Gadis Palembang bahwa mereka adalah duta budaya dan duta wisata Kota Palembang. Maka dari itu, keberadaan Bujang Gadis Palembang sangat penting dalam rangka mempromosikan budaya dan wisata Kota Palembang, bahkan hingga ke mancanegara.

Arahan tersebut disampaikan Harnojoyo saat audiensi semifinalis Bujang Gadis Kampus Palembang dengan Walikota Palembang di Ruang Parameswara, Kamis (21/5).

“Kalian adalah duta budaya dan wisata Kota Palembang. Oleh karena itu, selain wawasan umum yang dikuasai, yang sangat penting kalian juga harus menguasai budaya dan wisata Kota Palembang” Kata Harnojoyo.

Harnooyo menambahkan, menjadi semifinas Bujang Gadis Palembang merupakan suatu kebanggan, oleh karena itu harus dimanfaatkan untuk terus belajar dan mengasah diri.

“Menjadi Bujang Gadis Palembang adalah prestasi yang jarang didapatkan, kalian harus bersaing dengan ribuan bujang gadis lainnya, manfaatkan momen ini, jangan pernah bosan untuk belajar, kedepan pemuda-pemudi seperti kalianlah yang akan sangat dibutuhkan demi pembangunan Kota Palembang bahkan bangsa ini," tambah Harnojoyo.

Sementara itu, Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang, Yanuar pan menjelaskan, semifinalis Bujang Gadis Palembang ini ada 26 pasang yang nantinya akan diseleksi menjadi 13 pasang menuju final.

"Ke- 26 pasang ini akan mulai masuk karantina, selama di karantina akan kita bina, selain mengasah wawasan mereka, kita juga beri muatan sosial, agar mereka dapat bermanfaat ditengah-tengah masyarakat,” terang Yanurpan kepada Tim Sriwijaya Radio.

Semifinal Bujang Gadis Palembang 2015 sendiri akan digelar pada tanggal 23 Mei 2015 di Hotel Queen Sentro, sementara Final akan digelar pada tanggal 1 Juli 2015 di Hotel Horison Palembang.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

HUT PALEMBANG KE-1332 DIMERIAHKAN FESTIVAL DAN PAWAI

Sriwijaya Radio, Palembang – Hari jadi Kota Palembang ke-1332 sudah didepan mata.  Rangkaian kegiatan diselenggarakan seperti Festival Lagu Daerah (28 Mei-1 Juni), Grand Final Bujang Gadis Palembang 2015 (1 Juni), Pawai Promosi Budaya (6 Juni), Lomba Biduk (6 Juni), Lomba Bidar Prestasi dan Perahu Hias (7 Juni) serta Lomba Festival Kuliner (4 Juni).

Plt Walikota Palembang, H Harnojoyo S. Sos juga mengungkapkan, rumah toko (Ruko) yang ada di kawasan Kota Palembang pun diwajibkan untuk bersolek.

Harnojoyo juga mengatakan, Pemkot Palembang akan memberikan surat himbauan bagi pemiliki ruko dipinggir jalan, terutama jalan protokol, untuk melakukan pengecatan ulang bagi ruko yang catnya sudah pudar.

“Nanti kita akan buatkan surat himbauannya melalui Camat dan Lurah, agar ruko-ruko tersebut lebih cantik,” jelasnya, Rabu ( 20/5), ketika ditemui Tim Sriwijaya Radio di ruang Walikota Palembang Kantor Pemerintah Kota Palembang.

Tidak hanya diwajibkan untuk mengecat ulang. Demi mempercantik ruko, pemilik rukopun diwajibkan memasang aneka ragam lampu hias.

“Supaya bisa lebih semarak. Kami berharap pemilik ruko mau mengikuti himbauan tersebut, demi kecintaan kita terhadap Kota Palembang”katanya.

Tidak kalah pentingnya kata Harno, penghijauan didepan ruko pun wajib dilakukan. “Kalau pohon penghijauannya sudah mati, diharapkan untuk menanam bibit pohon yang baru," tutupnya.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

TEGAS LANJUTKAN PERJUANGAN BANGSA

Sriwijaya Radio, Palembang –Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Pemerintah kota Palembang berserta masyarakat secara bersama mempertahankan kemerdekaan dengan kerja keras serta menciptakan generasi penerus bangsa yang berpotensi baik. Meskipun peringatan Harkitnas ini diperingati setiap tahunnya, namun masih banyak yang belum memahami arti dan makna sesungguhnya.

Pelaksana Tugas Walikota Palembang, mengatakan sesungguhnya sebagai generasi penerus bangsa kita wajib mengisi kemerdekaan ini dengan karya yang berguna bagi kita semua. tentunya semua itu harus didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang baik melalui pemerataan pendidikan.

“Maka dari itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pejabat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kita yang sudah terlebih dahulu mengisi kemerdekaan ini dengan semangat tinggi,” jelas Harnojoyo, Rabu (20/5) usai menjadi pembina pada upacara Harkitnas di Monumen Perjuangan Rakyat.

 Harnojoyo juga menambahkan, program dan visi-misi Pemerintah baik pusat dan daerah, secara bersama kita dukung karena bagian ini adalah salah satu proses menuju Indonesia dan Kota Palembang yang maju.

 “Saya mengharapkan agar moment Hakitnas ini bukan sekedar seremonial saja  harus ditepatkan dari diri kita sendiri agar apa yang dicita-citakan para pahlawan terdahulu bisa tercapai dengan baik,”ungkapnya kembali.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

PULUHAN PEDAGANG DIRELOKASI DARI BAHU JALAN DEMANG LEBAR DAUN

Sriwijaya Radio, Palembang – Sebanyak 52 pedagang gorengan yang berjualan di Jalan Demang Lebar Daun Kelurahan Demang Kecamatan Ilir Barat (IB) I, tepatnya diseberang RS Siti Khodijah, akan direlokasi di  Jalan Arsyad Way Hitam Kelurahan Siring Agung Kecamatan IB I dalam waktu dekat.

Puluhan pedagang ini dinilai merusak estetika keindahan kota Palembang karena berjualan persis tepat dibahu jalan protokol Kota Palembang. Mereka  (pedagang) akan menempati lokasi baru di ruang terbuka hijau disepanjang jalan Way Hitam.

Lurah Siring Agung Koryati mengatakan, relokasi pedagang ini guna untuk penataan kota, terlebih tahun 2018 kota Palembang akan menjadi tuang rumah perhelatan akabar pesta olahraga se-Asia.

“Para pedagang sudah kita berikan sosialiasi, sebagin mau direlokasi, namun sebagaian juga masih menolak,” jelasnya, Rabu ( 20/5) saat tim gabungan Pemerintah kota Palembang meninjau lokasi untuk relokasi pedagang di kawasan Way Hitam  Palembang.

Di lokasi baru tersebut, selain akan dilakukan penataan yang baru bagi pedagang tersebut, sistem terpadu satu lokasi tempat pedagang baru ini juga akan lebih tertata.

“Dari luas area yang disediakan mampu menampung 100 lebih pedagang,” katanya.

Sementara itu, Camat IB I, Agus Rizal mengatakan, meski belum akan dilakukan relokasi dalam waktu dekat ini, berbagai kesiapan  lokasi untuk pedagang ini sudah akan dilakukan dan  akan ditangani oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

“Seperti Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) kota Palembang yang melakukan pengerasan jalan pemasangan cob block, Dinas Tata Kota yang akan merencang tempat untuk pedagang dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk penataan parkirnya,” jelasnya.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

INVESTASI BODONG MAKIN MARAK

Sriwijaya Radio, Palembang - Sebanyak 120 guru SMP dan SMA mengikuti Training of Trainer Guru IPS dan Guru Ekonomi Se-Sumsel, di Ballroom Aryaduta Hotel, Selasa (19/5), yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Training ini sendiri berlangsung selama 2 hari, hingga 20 Mei besok.

Training ini sendiri dilakukan dalam rangka edukasi guru mata pelajaran, terkait Literasi Industri Keuangan.

Dalam training tersebut, diterangkan permasalahan seputar pembiayaan, dana pensiun, pegadaian, pasar modal, asuransi, perbankan, industri jasa keuangan syariah,  dan perencanaan keuangan.

Kepala OJK Sumsel, Patahudin mengatakan, ini merupakan salah satu program OJK, dalam mengedepankan materi tentang literasi keuangan, di mata pelajaran SMP dan SMA.

"Kami menginginkan nantinya Literasi Keuangan bisa dimasukkan dalam mata pelajaran, sehingga ilmu yang penting seperti ini bisa didapat sejak dini," katanya.

Sudah dijadwalkan untuk mengemukakan rencana edukasi ini ke sekolah-sekolah, dengan mendatangi tiga sekolah pertama, yakni SMAN 1, SMAN 3 dan SMAN 15 Palembang.

"Sebelum bulan Ramadhan sudah akan kita mulai. Semoga saja di tahun ajaran baru nanti, rencana ini sudah bisa berjalan," tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo juga menyambut baik rencana OJK tersebut.

"Saya bahkan menunggu permintaan seperti ini, karena ilmu seperti ini memang seharusnya bisa didapat sejak dini. Terbukti, masih banyak masyarakat yang tertipu investasi bodong," ujarnya.

Tercatat, sebanyak 240 perusahaan investasi tidak tercatat dalam list OJK. Artinya, investasi bodong masih membayangi masyarakat luas.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

PLT WALIKOTA LEPAS KONTINGEN PORPROV X

Sriwijaya Radio, Palembang - Pemerintah Kota Palembang resmi melepas Atlet yang akan bertanding di ajang Pekan Olaharaga Provinsi (PORPROV) X Sumatera selatan yang akan berlangsung di Kota Lubuklinggau 24-30 Mei 2015. Upacara pelepasan dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah Kota Palembang dihadiri oleh unsur FKPD dan SKPD Kota Palembang serta para kontingen, Pelatih dan Oficial tim Kota Palembang.

Dalam amanatnya, Plt Walikota Palembang H. Harnojoyo menyampaikan, Kota Palembang harus kembali meraih juara umum pada gelaran PORPROV X yang akan berlangsung di Lubuklinggau mendatang. Oleh karena itu semangat juang harus terus ditanamkan dalam diri setiap atlet, pelatih dan Oficial.

“Pemerintah Kota Palembang akan mensuport sepenuhnya kepada para atlet, dari mulai pembinaan sampai jalanya pertandingan,” terang Harnojoyo.

Harnojoyo menambahkan, Pemerintah Kota juga siap memberikan bonus kepada para atlet berprestasi sesuai dengan perolehan medalinya, “semoga dengan adanya bonus yang Pemkot siapkan akan menambah semangat para atlet untuk berjuang, karena sebuah prestasi mutlak harus kita hargai,” tambah Harnojoyo.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Palembang, Suparman Romans mengungkapkan, Kontingen Kota Palembang sudah 100% siap bertanding, dan teap optimis dengan target mempertahankan juara umum.

"Dari 24 Cabang Olahraga yang dipertandingkan, Kota Palembang ikut serta secara keseluruhan cabor tersebut, dengan estimasi 12 cabang olahraga unggulan. Dengan demikian, kami yakin dapat menyabet predikat juara umum dengan target perolehan 144 medali emas,” ungkap Suparman Roman.

Lebih lanjut Suparman Roman menjelaskan, jumlah keseluruhan kontingen Kota Palembang yang berangkat ke Lubuklinggau sebanyak 400 Atlet, 96 Pelatih, dan 150 Official team.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar