Slider

INFO WARA WIRI RTMC POLDA SUMSEL :: Jam 08.00 Pagi, Jam 12.00 Siang, Jam 16.00 Sore ETNIKOM UNTUK INDONESIA...SETIAP SENIN - JUMAT PUKUL 10.00 - 12.00 WIB DI JARINGAN MEDIA ETNIK INDONESIA ::

Video

News

Musik Selebritis

Kuliner

Tips

Wisata Budaya

Gallery

DISPENDA EVALUASI GEDUNG TUA SAMSAT SE-SUMSEL

Sriwijaya Radio, Palembang - Berdasarkan rapat koordinasi pembina Samsat se-Sumsel yang digelar Sabtu (25/4), disepakati perbaikan kantor samsat di wilayah Sumsel, yang tergolong sudah tak layak karena usia.

Ini dipaparkan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sumsel, H Muslim didampingi Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Suharsono. Menurutnya, saat ini sudah di anggarkan untuk renovasi kantor Samsat di Musi Banyuasin (Muba) tahun ini.

"Sementara, untuk di Ogan Komering Ulu (OKU) akan di anggarkan untuk tahun depan," kata Muslim kepada Tim Sriwijaya Radio.

Hal ini juga ditimpali oleh Kombes Pol Suharsono. "Ya, tapi ini pembenahan karena memang kondisi gedung karena usia. Kalau dikaitkan dengan SDM-nya, sudah sangat menjamin pelayanan kualitas yang prima".

Selain itu, Suharsono juga mengungkapkan, nantinya akan ada ATM Samsat yang disebar di semua public area se-kota Palembang. "Kita sudah menyepakati bersama-sama dengan Jasa Raharja dan Bank Sumsel Babel, untuk pengadaan ATM Samsat ini. Karena tujuan ditahun 2015 adalah menyempurnakan IT yang diupayakan berkapasitas mampu menyimpan data wajib pajak hingga 15 tahun mendatang," paparnya.

Dan perencanaan selanjutnya, ATM Samsat ini juga akan dioperasikan di semua cabang Bank Sumsel Babel. Semua peningkatan kualitas Samsat ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel dari segi pajak kendaraan bermotor.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

PULUHAN WARTAWAN DI PALEMBANG IKUTI WORKSHOP JAN

Sriwijaya Radio. Puluhan jurnalis di Palembang, baik media cetak maupun elektronik, mengikuti Workshop Sosialisasi Sistim Jaminan Sosial Nasional Untuk Jurnalis. Acara ini dihadiri oleh Ketua DJSN Khajali Situmorang,Tim dari Friedrich Eberd Stiftung dan juga anggota  AJI Palembang.

News : Cek Mar

GOVINDA BERTARUH MASA LALU ?

“Terbiasa sendiri hilang pujaan hati,
Lagi lagi sendiri nanti pulih kembali..”


Sepenggal lirik di atas tadi berasal dari lagu terbaru Govinda yang bertajuk “Terbiasa Sendiri”. Kali ini, mereka berharap merengkuh sukses lewat single ‘beraroma’ masa lalu.
Kenapa masa lalu? Sebab Govinda memainkan musik ‘asli’ mereka seperti di tahun 2009 silam, kala masih mengusung nama Domino Band.
Kala itu, pilihan musik mereka bertumpu pada kesederhanaan sound dan melody. Maka di tahun 2015 ini, Govinda bertaruh asa dengan single “Terbiasa Sendiri” yang digarap dengan format musik nakal namun tetap easy listening.  Yakni beraroma British Music yang melodius dengan nada bunyi tertata rapi.
Sekilas mendengarkan lagu ciptaan Ade & Luki Govinda ini, maka pikiran kita serasa  dibawa terbang ke tahun 2009 silam.  Tak salah kiranya, “Terbiasa Sendiri” memang mengingatkan akan  single hits “Siapa yang Pantas” (Domino) serta Bawa Aku Lari yang pernah diciptakan Govinda.
Single Terbiasa Sendiri  bertutur tentang seseorang yang berkelana mencari asmara. Namun semakin dicari, cinta itu semakin menjauh. Lewat lirik sederhana namun mengena, Govinda dengan cerdas mengulas bagaimana asmara itu pergi dengan realita yang ada. Dan salah satunya, asmara yang dicari tengah sibuk memilih hati dan pada akhirnya setelah didapat pun, cinta pergi lagi.
Tautan inilah yang dikemas lincah oleh Govinda tanpa bumbu-bumbu romantisme yang berlebihan. Dan ketika cinta itu pergi, maka tiada tangis di hati sebab si pencari asmara yakin kelak cinta yang didamba bakal hadir kembali.
Ditangani produser bertangan dingin, Stephan Santoso plus racikan musik masa lalu mereka, Govinda berharap single kedua di album terbaru ini  bakal diterima masyarakat.

Semoga…..

LALA KEMBALI DENGAN SINGLE TERBARUNYA A NIGHT TO REMEMBER

Dance to the groove
Feel my heart move
We're gonna make this
A Night To Remember"

Setelah sukses dengan image baru sebagai penyanyi dengan nuansa musik upbeat dalam album "Between Us", dengan single-single sebelumnya; “Morning Star” dan “Berkilau”, Penyanyi dan penulis lagu berdarah Indonesia-Filipina, Karmela Mudayatri Herradura Kartodirdjo, yang kini lebih dikenal dengan nama LALA, akhirnya merilissingle terbarunya yang berjudul "A Night To Remember" yang akan menjadi salah satu hits track dalam album ke-4 LALA nanti.

"A Night To Remember", sebuah lagu yang akan membawa orang-orang untuk berdansa, bersenang-senang dan bernostalgia dengan aransemen musik paduan 80s beat dengan sound masa kini yang memberikan nuansa yang fresh untuk para pendengar.

“A Night To Remember” diciptakan oleh LALA dengan bantuan sang Producer lagu ini, seorang musisi yang multi-instrumentalist, penyanyi, penulis lagu, dan composer, Petra Sihombing dan di-co-produce oleh Widi Puradiredja (Maliq and D’essentials),menghasilkan suatu kolaborasi sempurna yang cocok untuk dinikmati oleh para pendengar musik masa kini di belantika musik Indonesia.


Selamat menikmati “A Night To Remember”, see you at the dance floor!

RAIH PREDIKAT PARIPURNA, RSUD BARI TAMBAH 200 KAMAR KELAS TIGA

Sriwijaya Radio, Palembang - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang akan melakukan pembangunan gedung baru dengan penambahan 200 kamar untuk pasien rawat inap kelas III. Pembangunan ini sudah masuk pelelangan dengan anggaran mencapai Rp 30 miliar.

Direktur Utama RSUD Bari Palembang, dr Hj Makiani mengatakan, dana yang digunakan untuk membangun gedung baru ini melalui dana Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang. Target selesai November tahun ini juga.

Anggaran tersebut sudah termasuk konsultan, penambahan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), gedung, dan lainnya. 

“Rencana kami memang 200 kamar namun diperkirakan tahun ini akan selesai 150 kamar terlebih dahulu,” kata dia, Kamis (23/4), setelah menerima Penyerahan Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 Predikat Paripurna, yang diserahkan oleh Plt Walikota Palembang, H Harnojoyo.

Makiani mengatakan, setelah ada penambahan, sampai akhir tahun ini RSUD Bari akan memiliki kamar 471 dari 321 kamar rawat inap yang sudah ada. Kekurangan kamar pasien rawat inap terutama dengan program BPJS ini bertahap diatasi sesuai dengan kemapuan keuangan.

“Sebab, dalam menambah fasilitas kamar tidak hanya tempat tidur yang dipersiapkan, namun juga prasarana penunjang dan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti dokter dan perawat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan, pemerintah mengharapkan RSUD Bari bisa lebih meningkatkan pelayanan, khususnya masyarakat menengah kebawah.

"Bukan predikatnya yang terpenting, tapi bagaimana pelayanan yang diterima oleh masyarakat luas," ujar Harnojoyo kepada Tim Sriwijaya Radio.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

PEMKOT TANDATANGANI MOU REVITALISASI RUSUN

Sriwijaya Radio, Palembang - Rumah susun (Rusun) 24 ilir Palembang yang Hak Guna Bangunan (HGB) nya telah habis 2013 lalu tampaknya bakal direvitalisasi. Berbagai langkahpun dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Palembang. Seperti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan  Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas).

Hal itu dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) Perumnas Himawan Arief Sugoto dengan Plt Walikota Palembang, Harnojoyo di Kantor Walikota Palembang, Rabu (22/4).
 
Berbagai pihak diminta untuk bekerja cepat dan dapat mensosialisasikan kepada warga pemukiman padat penduduk di Rusun 24 ilir itu. Menurut Dirut  Perumnas Himawan Arief Sugoto kondisi rusun tersebut sudah tidak terawat.Sedangkan kota membutuhkan kualitas lingkungan yang baik.

“Kita sudah MoU dengan Pemkot Palembang, Dan kata Pak Harnojoyo bisa untuk bisa segera dimulai,” ujar Himawan.

Sebagai langkah selanjutnya tentu mereka membentuk tim bersama dan berencana mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa rusun tersebut akan diremajakan.
 
Dalam hal itu, Himawan berjanji bagi warga lama tidak akan dirugikan dan tetap mereka memperoleh tempat yang baru setelah rusun dibangun kembali. Sedangkan untuk konsepnya jelas Himawan, tidak sama dengan konsep rusun sekarang namun lebih moderen layaknya seperti apartemen.

“Mungkin bisa kita bangun 20 lantai, dengan gunakan lift dan tambahan sarana dan prasaran lainnya. Kualitasnya tidak berbeda dengan apartemen hanya finishing lain. Yang penting sesuai standar dan nyaman,” ungkap Himawan.
 
Mengenai penghuni rusun saat ini, jelas Himawan, akan mendapatkan unit yang baru dengan perhitungan nantinya. Dan pihaknya berupaya agar tidak ada penambahan biaya. Atau melalui program rusunami bersubsidi dari kemenpera atau lainnya. Dan apabila saat pembangunan, penghuni rusun harus pindah maka pihaknya akan memberikan uang sewa yang diatur kemudian.

“Kita lakukan sosialisasi dahulu dan ini ada tim. Semua dilakukan bertahap. Saat pembangunan penghuni kita kasih tempat. Ada juga kompensasi uang sewa, misalnya selama dua tahun. Atau bagaimana bisa kita atur kembali,” bebernya.
 
Untuk pembangunannya sendiri, jelas Himawan, tentu dilakukan bertahap. Sebab, rencananya dari unit lama rusun 24 ilir keseluruhan ada 3500 unit, maka akan dibuatkan 9000 unit. Dan dana yang diperlukan juga besar yakni mencapai total Rp4 Triliun. Oleh karenanya pembangunannya dilakukan bertahap. “Bisa kita bangun bertahap, bisa satu kluster dahulu misalknya, nanti dari satu ini penghuninya kita berikan uang sewa,” jelasnya. Dengan kelebihan jumlah unit yang dibangun tadi bisa disiapkan bagi warga yang lain.
 
Sedangkan untuk dananya sendiri, jelas Himawan, diambil dari berbagai tempat seperti dana dari Perumnas, dana pinjaman perbankan dan dana penyertaan modal negara (PMN) karena pemerintah memang ada program tersebut. Sebagai langkah awal direncanakan dibangun 1 blok dahulu yang menampung 6000 unit di belakang Palembang Indah Mall (PIM).

“Saya pikir Palembang sudah pantas. Dan jika ini jadi, maka bangunan ini (rusun) menjadi yang terbesar di Sumatera. Ada tempat parkir luas, lapangan olahraga, kolam renang dan lainnya. Untuk waktu revitalisasinya jika berjalan lancar yah 2 tahun bisa selesai,” jelasnya. Himawan menjelaskan, saat ini harga permeter di wilayah rusun tersebut sekitar Rp9 juta permeter dan akan terus berkembang.

Sementara itu, Plt Walikota Palembang, Harnojoyo berharap agar revitalisasi rusun 24 ilir tersebut dapat bisa segera dilakukan. Dan dapat disosialisasikan dengan baik.

“Setelah MoU ini tim bisa bergerak cepat. Lebih cepat lebih baik. Disosialisasikan, dan warga bisa dikasih uang sewa dan mencari tempat lain sementara selama pembagunanan dilakukan,” jelasnya. Dan warga jelas Harnojoyo diminta tidak khawatir karena bangunan mereka akan diganti dengan layak.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

BIAYA PEMELIHARAAN UANG TUNAI MAHAL

Tekan ? untuk pintasan keyboard.