» » TITIK API TAK TERJANGKAU JALUR DARAT

Sriwijaya Radio, Palembang - Setelah helikopter Chinook Singapura dan pesawat Bombardir CL 415 milik Malaysia yang turut serta dalam operasi internasional dalam rangka pemadaman titik api di wilayah Sumsel, pesawat  besar jenis L-100 Hercules milik Australia juga dijadwalkan akan mendarat di Palembang, Selasa (13/10) sore.

Kepala BNPB RI, Willem mengatakan, saat ini titik api bertambah, yakni sebanyak 169 titik, dimana hotspot terbanyak berada di kawasan OKI, yakni 138 hotspot.

"Kawasan yang difokuskan, dimana titik api masih berhamburan, yakni di kawasan Cengal, Pedamaran dan Air Sugihan," jelas Willem kepada Tim Sriwijaya Radio.

Selain pesawat luar negeri, turut di perbantukan Helikopter Bell 214 B, MI-8, MI-171PK-IOS, MI-171UR CMT Bolkow PK-EAM, dua unit pesawat Air Tractor, dan helikopter Super Puma S 332 PK-DAN, yang melakukan pemadaman udara melalui water bombing.

"Perlu diketahui bahwa tidak ada lagi titik api yang bisa dijangkau melalui jalur darat. Sehingga, satu-satunya jalan hanya melalui udara," papar Willem.

Upaya lain yang dilakukan yakni melakukan teknologi modifikasi cuaca atau hujan buatan, dengan menggunakan Pesawat Cassa CN-212...

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

About Radio Sriwijaya

94.3 Sriwijaya Radio - Jalan Seduduk Putih 1, No 41A, 8 Ilir Palembang - Sumatera Selatan (30114) Indonesia - Telpon : 0711-825943 - 818188
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: