Header Ads

KUALITAS UDARA BERBAHAYA, PERUBAHAN JAM SEKOLAH BARU WACANA

Sriwijaya Radio, Palembang – Hotspot (titik api) di Sumsel kian mengkhawatirkan. Saat ini, sudah ada sebanyak 387 hotspot, meningkat dari sebelumnya yakni berkisar 130 titik saja. Hotspot tertinggi berada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 151 titik api, Ogan Komering Ilir 104 titik api, dan Banyuasin 47 titik api. Sementara itu, akibat titik api yang semakin banyak, kualitas udara sudah berada di level tertinggi, yakni 150 microgram per meter kubik.

Meski demikian, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Palembang, Ahmadz Zulinto mengatakan, pihaknya belum akan memberikan pengurangan jam belajar sekolah. “Belum ada instruksi, sehingga belum bisa kami laksanakan,” jawabnya.

Dikatakannya, jika memang sudah sangat mengganggu, ada baiknya kepala sekolah harus menginstruksikan penggunaan masker.

“Saya menghimbau untuk para kepala sekolah, terutama sekolah yang berada di pinggir kota, untuk memberikan himbauan kepada siswa-siswi agar menggunakan masker. Wacana pemunduran jam belajar juga akan terus kami pertimbangkan, mengingat kualitas udara sudah dalam kondisi berbahaya,” kata Zulinto, Selasa (1/9).

Reporter : Cek Rul

Editor : Cek Mar

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.