Header Ads

RAZIA COPET, SEORANG PRIA TERTANGKAP BAWA PISAU

Sriwijaya Radio, Palembang - Makin meningkatnya aksi copet di Kota Palembang, membuat gerah masyarakat. Ini yang mendasari Polsek Seberang Ulu 1 untuk menggelar razia aksi copet di kawasan Mayjen HM Ryacudu Palembang.

Personil dibantu pihak Polantas, memberhentikan Bus Kota jurusan Kertapati, Pasar Induk, dan Bus Kota Plaju.

Kapolsek SU 1, Benny mengatakan, ini merupakan langkah kepolisian guna menekan aksi copet di angkutan umum.

"Dengan adanya razia ini, diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan terhadap pihak kepolisian, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna angkutan umum," papar Benny.

Dijelaskan Benny, umumnya kasus pencopetan di angkutan umum, melibatkan lebih dari satu oknum. "Setelah copet berhasil mendapatkan barang curian, lalu barang tersebut akan dioper dari satu oknum ke oknum lainnya hingga ke dekat pintu keluar bus, kemudian hasil copet dibagi jika sudah turun dari bus," kata Benny kepada Tim Sriwijaya Radio.

Dari razia tersebut, ditangkap salah seorang ABG berusia 15 tahun, berinisial AK, yang gerak-geriknya mencurigakan petugas, saat sedang berada di dalam salah satu bus kota Jurusan Plaju-Pusri. Ia pun diamankan untuk dimintai keterangan.

Selain itu, di tangkap pula salah seorang penumpang bus bernama Angga (32), warga Kalidoni, yang kedapatan membawa pisau kecil berwarna perak.

Lili (20), mahasiswi semester 4 jurusan AMIK Bina Sriwijaya Palembang mengungkapkan, copet memang cukup meresahkan. Oleh karena itu, ia memilih menggunakan Trans Musi. "Trans Musi lebih aman dan nyaman. Kalau memang tidak memungkinkan untuk menggunakan Trans Musi, lebih baik melindungi diri sendiri selama dalam bus kota, seperti meletakkan tas didepan badan, dan tidak menyimpan uang di saku celana belakang," ujar Lili.

Reporter : Cek Rul
Editor : Cek Mar

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.